Archive

Archive for the ‘Seni dan budaya’ Category

Menikmati Record Store Day di Melbourne

April 22, 2017 Leave a comment

Tiap tahunnya, hari Sabtu ketiga bulan April diperingati sebagai international record store day (RSD) yang merayakan dan mendukung keberadaan toko musik independen di berbagai penjuru dunia. Tahun ini RSD jatuh tepat pada Sabtu ini tanggal 22 April. Biar agak gaul 🙈 saya memutuskan untuk tur keliling sejumlah toko musik independen di Kota Melbourne, berikut cuplikan ceritanya.

Disclaimer: saya hanya penikmat musik, bukan pengamat, apalagi musisi. Tulisan ini hanya cerita santai untuk dibaca sore-sore sambil minum kopi dan ngemil pisang goreng.

Read more…

Advertisements
Categories: Seni dan budaya

Hermes diatas motor

April 7, 2013 Leave a comment

Saya biasanya ngga terlalu peduli dengan penampilan orang, namun sekali ini saya tergelitik untuk menulis kejadian sore tadi. Bukan kejadian yang istimewa, saya hanya melihat seorang perempuan, sendirian, naik motor, namun yang menarik dia mengenakan tas selempang dengan “Hermes” tertulis besar-besar.

Saya rasa pembaca sudah sedikit banyak tau lah merk Hermes ini, yang kalau asli harganya bisa ngalah-ngalahin harga motor yang dinaiki mbak-mbak tadi. Ini bukan kali pertama saya melihat tas atau aksesoris ber-merk premium yang dipakai di jalanan, di pasar, dan di bermacam keramaian lainnya. Apakah tas dan aksesoris ber-merk itu palsu? Entahlah, yang jelas ekspektasi saya seseorang yang memakai tas Hermes asli tak akan sembrono memakainya diatas motor, ditengah rintik gerimis seperti tadi.

Saya pribadi punya keyakinan bahwa karakter individulah yang menentukan pilihan aksesoris yang dikenakan. Coba lihat gambar dibawah ini, bagi banyak orang laki-laki ini tampak keren, dan orang yang tidak jeli akan mengasosiasikan “orang keren karena merokok.”

merokok = keren?

Padahal menurut saya, laki-laki ini—entah dia merokok atau tidak—dia tetap keren. Hubungan kausalitas antara “keren” dengan “merokok” menjadi kabur, inilah yang disadari sepenuhnya oleh produsen barang premium dan sering diabaikan oleh banyak konsumen. Marketing rules!

Kalau ada orang mencoba mendeskripsikan saya, saya yakin kata “modis” atau “keren” tidak akan masuk dalam deskripsi. Tapi saya akan memberanikan diri untuk memberi tips: if you are wearing branded goods, make sure that you look and behave worthy of that goods. Yah paling ngga kalo pake tas Hermes KW3 makenya jangan diatas motor, modal dikit naik taksi biar kesan magis Hermes ga sia-sia kena guyuran air hujan…

Categories: Seni dan budaya

Ke toko buku? Tidak, terima kasih…

February 7, 2013 Leave a comment

Salah satu aktivitas favorit saya waktu kecil adalah jalan-jalan ke toko buku Gramedia. Biasanya saya dibonceng tante naik motor trus dikasih uang yang cukup buat beli 2-3 buku, menyenangkan sekali! Kebiasaan menyambangi toko-toko buku terus berlanjut hingga kuliah namun menjadi surut sesudahnya, apa yang berubah?

Adalah tumpukan buku tak terbaca yang menjadi penyebabnya. Baru setelah saya bekerjalah saya menyadari begitu banyaknya buku-buku tebal (dan tipis) yang berjejer rapi di rak, dengan kertas-kertas yang masih perawan belum tersentuh jemari. Seketika itu saya langsung menyadari ada yang salah: it’s the pleasure from BUYING rather than READING books that’s wrong.

Read more…

Categories: Seni dan budaya Tags: ,

Tentang naga dan perang besar sebelum kisah The Hobbit

January 7, 2013 Leave a comment

Silmarillion: “bible”-nya kisah2 Middle Earth, melengkapi The Hobbit & The Lord of the Ring karya JRR Tolkien.

Silmaril (tanpa akhiran -ion): 3 batu permata ciptaan Feanor (elf) yg bikin perang besar pertama di Middle Earth.

[1/2] Inget perang besar di LOTR: Return of the King? Antara manusia-elf-orcs/Sauron? Nah kalo dibandingin perang akbar di Silmarillion …

[2/2] … perang di LOTR ROTK jadi tampak kecil. Knp? Krn perang akbar di Silmarillion melibatkan valar alias para dewa, ga cuma men-orc-elf

Inget Sauron? Musuh besar Frodo dkk? Pangkat dia tu cuma letnan, ya, LETNAN di perang akbar Silmarillion… Jenderalnya bernama Morgoth.

@radixhidayat@ry4ns4n @imandita actually, “chief lieutenant”. Anak buah Morgoth yg paling kuat dan cerdik. Sauron termasuk Maiar paling kuat.

Morgoth aka Melkor ini levelnya dewa/valar, terkuat diantara valar lainnya. Gara2 si Morgoth inilah terjadi bermacam perang di Arda/bumi.

Ada 7 perang besar di Silmarillion: 1) First Battle; 2) Dagor-nuin-Giliath (Battle under the Stars); 3) Dagor Aglareb (Glorious Battle) …

… 4) Dagor Bragollach (Battle of Sudden Flame); 5) (Dagor) Nírnaeth Arnoediad or (Battle of) Unnumbered Tears; 6) War of Wrath.

Maap, ralat, maksudnya ada 6 perang besar di The Silmarillion. Semua perang ini melibatkan Morgoth Bauglir (Morgoth the Oppressor).

Buat yg bingung kaitan antara LOTR, The Hobbit, Silmarillion, dll bisa cek kesini –> https://ryansan.wordpress.com/2011/10/30/lotr/ …

Perang ke-4 bernama Dagor Bragollach (Battle of Sudden Flame). Tau kan knp dikasih nama gt? Yup, gara2 Morgoth make naga di lini depannya.

Namanya Glaurung, Father of Dragons, moyangnya Smaug yg ada di The Hobbit. Kemunculannya lalu diikuti sekumpulan balrog, masih inget balrog?

Ya, balrog itu monster api yg muncul di bagian pertama LOTR. Gandalf jatuh usai face-to-face dg balrog di jembatan Khazad-dûm di Moria.

Nah kl Smaug yg cm cucunya Glaurung aja bisa ngusir dwarf di Erebor, bs dibayangkan dong hebatnya si Glaurung ini. Tp apa dia naga terkuat?

Dlm The Silmarillion, naga paling ampuh bkn Glaurung, tp Ancalagon the Black. Dia pertahanan terakhir di Thangorodrim, bentengnya Morgoth.

Sehebat apa Ancalagon the Black? Konon Thangorodrim, bentengnya Morgoth, sampai hancur tertimpa Ancalagon saat ia dibunuh Earendil di langit

Jd urutannya Smaug naga imut, Glaurung naga gede, Ancalagon naga raksasa. Tp seimut2nya Smaug dia bs ancurin Erebor & Dale di The Hobbit lho

Cerita naga2 tadi cm jd bumbu di Silmarillion, kisah utama di buku ini tentang anak2 Feanor (elf) yg terobsesi oleh Silmaril.

yg ngaku fansnya LOTR & Hobbit wajib follow @Eorlingas_Id! join jg di grup fb-nya yah –> https://www.facebook.com/groups/eorlingas/ …

Bingung nonton The Hobbit? Baca ini!

December 29, 2012 23 comments

Beberapa hari yang lalu saya dan beberapa teman (akhirnya) nonton juga “The Hobbit: An Unexpected Journey”. Bagi saya film ini berhasil mengejawantahkan isi buku karangan JRR Tolkien tersebut dengan baik. Nah, masalahnya tidak semua penonton sudah membaca buku The Hobbit sebelum menonton film ini. Jadi walau pada umumnya kita bisa memahami alur cerita yang disajikan, namun wajar jika banyak detil yang terlewat (apalagi jika kita menonton film ini tanpa subtitle).

 

==== SPOILER ALERT ====

==== SPOILER ALERT ====

==== SPOILER ALERT ====

 

Nah, karena itu saya coba membuat Q&A singkat mengenai beberapa detil dari film pertama The Hobbit ini.

 

Q: Mana yang terjadi lebih dahulu: The Hobbit atau The Lord of the Rings?

A: The Hobbit muncul duluan, sekitar 60 tahun sebelum kisah Frodo dkk.

 

Q: Apa benang merah antara The Hobbit dengan The Lord of the Rings?

A: Dalam The Hobbit, Bilbo Baggins menemukan cincin di gua Gollum, yang lalu diwariskan ke Frodo (dan kisah The Lord of the Rings pun bermula).

 

Q: Ada berapa seri The Hobbit nantinya?

A: Ada 3.

 

Q: Apakah ada manusia sepanjang film ini?

A: Belum ada.

 

Q: Siapa saja nama tokoh utamanya?

A: Ada 13 dwarf (Thorin, Oin, Gloin, Bifur, Bofur, Bombur, Kili, Fili, Balin, Dwalin, Dori, Nori, Ori), 1 hobbit (Bilbo), 3 wizard (Gandalf the Grey alias Mithrandir, Radagast the Brown, dan Saruman the White), 2 orc (Azog yang lengan kirinya putus ditebas Thorin, dan Great Goblin), 2 elf (Lady Galadriel dan Lord Elrond), 3 troll (Bert, Tom, William), 1 naga (Smaug), dan tentu saja si Gollum.

 

Q: Kenapa troll bisa jadi batu begitu terkena sinar matahari?

A: Sudah jadi takdirnya troll untuk jadi batu kalau kena matahari.

 

Q: Apa peran Bilbo Baggins?

A: Sebagai pencuri (burglar) untuk masuk ke Erebor (istana kaum dwarf yang diambil alih oleh Smaug si Naga).

 

Q: Siapakah Necromancer itu?

A: Secara harfiah “necromancer” berarti “penyihir yang membangkitkan orang mati”. Dalam The Lord of the Rings, Necromancer ini ternyata adalah Sauron, the Great Eye, musuh utama dalam saga Middle Earth. Dia membangkitkan raja-raja manusia menjadi wraith (hantu) yang lalu dijadikan panglima pasukannya. Sementara dalam The Hobbit Necromancer ini masih menjadi misteri, adalah Radagast the Brown yang mendapat firasat pertama bangkitnya sang Necromancer di Dol Guldur.

 

Q: Apakah Saruman sudah menjadi jahat dalam The Hobbit ini?

A: Belum. Saruman masih menjadi ketua White Council of Elrond pada saat itu.

 

Q: Kenapa Thorin memakai tameng dari potongan kayu?

A: Pada pertarungan melawan Azog the Goblin, Thorin memakai sebongkah kayu dari pohon oak untuk melindungi dirinya setelah tamengnya hancur terkena pukulan lawan. Karena itu nama Thorin kerap diikuti dengan “Oakenshield” yang berarti “Tameng dari Kayu Oak”.

 

Segini dulu kali ya Q&A film The Hobbit: An Unexpected Journey, nanti saya bikin lanjutannya kalau terpikir pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Rock concert audience evolution

November 19, 2012 Leave a comment

Rock concert audience evolution, been there!

Categories: Seni dan budaya

Melbourne sama Canberra bagusan mana?

November 13, 2012 1 comment

Jalur hidup saya memang berkelak-kelok. Saat hampir semua mahasiswa ADS belajar hanya di satu kampus, saya beruntung bisa mengambil program master (international and development economics) di Australian National University di Canberra setelah sebelumnya menyelesaikan program postgraduate diploma (economics) di University of Melbourne.

5986436486_fbbef631d9_z_d

Satu sudut di Melbourne University

8243185937_6c70ef5bda_z_d

Menzies Library: tempat belajar anak gaul ANU

Setelah pindah ke Canberra hampir semua orang bertanya, “bagusan mana, yan, Melbourne atau Canberra?” Biasanya saya jawab kalau Melbourne lebih hidup suasananya, sementara kalau Canberra sepi, tapi kalau soal kualitas akademik mereka serupa. Saya sendiri sebenarnya ingin menjawab lebih panjang, jadi begini jawaban panjangnya.

Read more…

Markesot dan mahasiswa

November 7, 2012 Leave a comment

Cerita singkat yang diambil dari kenduricinta. Sedikit pembuka (si)apa itu Markesot:

Tersebutlah nama Guk Nuki sebagai kawan main Emha sejak kecil. Bukan teman sekolah, karena Guk Nuki sendiri tdk tamat sekolah tingkat dasar. #Markesot

Ia “preman” juga rupanya. Dialek bicaranya sangat kental jawatimuran & kasar. Raut mukanya dihiasi kumis dan jenggot tak teratur. #Markesot

Guk Nuki ini menginspirasi Emha untuk mengangkat menjadi tulisan berseri di Surabaya Post, akhir 1980-an sampai awal 1990-an.#Markesot

Tulisan berseri di Surabaya Post, akhir 1980-an sampai awal 1990-an: dgn tajuk “Markesot Bertutur.” Guk Nuki ini ya #Markesot itu.

Di satu waktu Markesot sedang diantara mahasiswa:

Suatu saat di tengah perbincangan serius di Patang Puluhan Yogya, tiba-tiba #Markesot menyela dan membantah.

Bantahannya kadang sangat tidak konteks dengan apa yang menjadi perdebatan. #Markesot

Hal ini berulang terjadi. Siapa saja yang berbicara selalu berhadapan dengan #Markesot. Beberapa mahasiswa dibuat jengkel.

Bagi mahasiswa, kalimat-kalimat #Markesot tidak tersusun secara sistematis.

“Mahasiswa ini bagaimana, katanya orang pintar kok tidak paham omongan saya,” #Markesot protes.

“Orang pintar itu harus memahami bahasanya orang bodoh,”#Markesot masih protes.

Semua hadirin terkesiap. #Markesot tidak tamat sekolah dasar tapi omongannya sangat dalam.

“Kalau saya tidak paham omongan sampeyan, ya wajar, lha saya kan tidak sekolah!” #Markesot terus mencerca para mahasiswa. Matanya memerah.

Dari balik pintu Emha ikut melongok, lalu bergabung. Bantah berbantah masih berlangsung. #Markesot

“Pertanyaannya adalah orang awam harus memahami orang pintar atau sebaliknya?” Emha memulai ikut berbicara. #Markesot

“Seharusnya mahasiswa, orang2 pintar, dituntut bisa memahami bahasanya orang bodoh, bahasanya orang awam. Jangan sebaliknya…. #Markesot

… Kalian ini orang-orang beruntung, bisa sekolah tinggi. Tampunglah semua orang, tampunglah #Markesot.”

Itulah Guk Nuki, kawan lama “Guk Nun.” Orang yang sangat disayang Emha. Kini #Markesot di Jogja.

Jadi yang merasa (bekas) mahasiswa jangan lupa turun ke bumi ya 🙂

Guk Nuki alias Markesot dengan Cak Nun

Categories: Seni dan budaya Tags: ,

November 4, 2012 Leave a comment

Beck – Girl

Categories: Seni dan budaya

#AADC

October 27, 2012 Leave a comment

 – Ada Apa Dengan Cinta? with English Subtitles – YouTube 

The charm of AADC lies on Dian Sastro’s smile, Ladya Cheryl’s innocent look, and Nicolas Saputra’s cool face. Kok fisik semua ya? :))

AADC’s strength in cinematography lies on its nice blend between the soundtracks and the scenes. The use of 35mm film makes it even better.

And, of course, AADC became phenomenal because it was launched when the Indonesian cinematography was at its nadir.

Nonetheless, the dialogues in AADC are not so conversational. It’s the unspoken scenes that make it interesting.

Categories: Seni dan budaya
LPDP VIC

it's between me and my thought

TwistedSifter

The Best of the visual Web, sifted, sorted and summarized

BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

MankyDaily

it's between me and my thought

The Yosodihardjo's Story Page

A Life Journal of Lelaki Jawa

Silva's journal of life

life - passion - motherhood - food & cooking

Subsymphonika's Blog

You Can't Stop A Story Being Told

hotradero

it's between me and my thought

Multiply Motulz

Used To Posted in Multiply

the journal

"I dont want to live in a hand-me-down world of others experiences. I want to write about me, my discoveries, my fears, my feelings, about me"

Biar sejarah yang bicara ......

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

INSAN BERBAGI

it's between me and my thought

Reading Mas-Colell

it's between me and my thought

New Economic Perspectives

it's between me and my thought

mainly macro

it's between me and my thought

Stochastic Trend

it's between me and my thought

Retas

Tentang bahasa dan pemanfaatannya