Home > Ekonomi > Deadline

Deadline

Hampir dua jam saya menyeruput kopi tarik sedikit demi sedikit di warung kopi di lingkungan Kalibata ini. Awalnya saya hanya ingin menghindari terjebak didalam kamar akibat pemadaman 3 jam yang telah dijadwalkan PLN (yang ternyata tidak terjadi).

Buku yang saya bawa: Cerita di Balik Dapur Tempo. Berbagai tulisan singkat para punggawa majalah berhasil menyita satu jam waktu saya, dan kopi masih tersisa 1/2 cangkir. Tulisan terakhir yang saya baca tentang “Catatan Pinggir” yang secara rutin ditulis tiap minggu oleh Goenawan Mohamad selama 40 tahun. Ditanya kenapa GM bisa konsisten menulis Caping selama puluhan tahun, dengan entengnya dia menjawab, “deadline.”

Ya, deadline adalah suatu bentuk imajiner yang bagi saya punya makna sama pentingnya dengan passion, semangat, dalam bekerja. Contoh kecilnya, pada bulan-bulan terakhir di Australia saya sangat gemar menulis di blog ini, dan saya merasa ini karena passion saya dalam menulis atau berbagi temuan/pemikiran. Tapi sepulang ke Indonesia justru produktivitas menulis jadi anjlok, passion tetap ada namun tiadanya deadline membuat ide-ide tak kunjung muncul.

Hal serupa terjadi saat membikin slide bahan kuliah. Saya berkomitmen pada diri sendiri untuk membuat slide presentasi kuliah untuk dijadikan bahan ajar tiap minggunya. Ini artinya tiap minggu ada 4 deadline yang mesti saya taati. Deadline juga membuat saya membaca bahan bacaan diluar buku teks: keinginan saya untuk mengambil contoh-contoh yang menarik memaksa saya membaca banyak artikel jurnal agar bisa dimasukkan dalam slide kuliah.

Deadline adalah bentuk imajiner yang bisa dibikin oleh diri sendiri atau oleh orang lain. Menurut pengalaman pribadi dan dari bacaan mengenai keterbatasan kognitif manusia, deadline yang dibikin diri sendiri punya kecenderungan untuk dilanggar. Istilahnya, aturan dibuat untuk dilanggar. Ini membuat konsekuensi pelanggaran deadline yang harusnya merupakan “credible threat” menjadi “non credible threat“. Tidak ada insentif untuk menepati deadline, ada carrot tapi tidak ada stick. Inilah kenapa “resolusi tahun baru” kerap dilanggar , bahkan kurang dari sebulan setelah tahun baru. Oleh karena itu, agar sebuah deadline menjadi kredibel kadang mesti di-enforce oleh pihak luar.

Jadi apa deadline-mu hari ini?

Advertisements
Categories: Ekonomi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

LPDP VIC

it's between me and my thought

TwistedSifter

The Best of the visual Web, sifted, sorted and summarized

BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

MankyDaily

it's between me and my thought

The Yosodihardjo's Story Page

A Life Journal of Lelaki Jawa

Silva's journal of life

life - passion - motherhood - food & cooking

Subsymphonika's Blog

You Can't Stop A Story Being Told

hotradero

it's between me and my thought

Multiply Motulz

Used To Posted in Multiply

the journal

"I dont want to live in a hand-me-down world of others experiences. I want to write about me, my discoveries, my fears, my feelings, about me"

Biar sejarah yang bicara ......

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

INSAN BERBAGI

it's between me and my thought

Reading Mas-Colell

it's between me and my thought

New Economic Perspectives

it's between me and my thought

mainly macro

it's between me and my thought

Stochastic Trend

it's between me and my thought

Retas

Tentang bahasa dan pemanfaatannya

%d bloggers like this: