Archive

Archive for November, 2012

5 tips memilih lensa manual

November 27, 2012 4 comments

Lensa manual kini kembali populer. Setelah sempat terpuruk saat revolusi kamera digital pada awal tahun 2000-an, lensa manual kini menemukan induk barunya di kamera-kamera yang masuk kategori mirrorless.

Berbeda dengan DSLR, kamera mirrorless ini lebih ramping karena tidak memakai cermin didalamnya. Contoh kamera mirrorless: Olympus PEN, Panasonic ILC, Sony NEX, Nikon 1, Leica M, Canon EOS M, Samsung NX, dan Fujifilm X-Pro.

Pertanyaannya:

Kenapa baru mencapai puncaknya setelah ada kamera mirrorless? Bukankah tersedianya adapter lensa manual ke body digital harusnya membuat lensa-lensa jadul ini populer dari dulu?

Jawaban singkatnya: meskipun sebagian lensa lama bisa dipakai di body digital, namun ada beberapa jenis lensa lama yang secara teknis mustahil dipasang di body digital. Contohnya, lensa Leica M tidak bisa dipasang di semua bodi DSLR merk apapun. Nah dengan adanya kamera mirrorless, keterbatasan teknis tadi jadi hilang, tinggal beli adapter yang sesuai.

Read more…

Advertisements
Categories: Fotografi Tags: ,

#WARP

November 19, 2012 Leave a comment

reading MWG on WARP for fun, more or less after seeing that this axiom is debated by other scholars

WARP said that you can’t choose x (when there’re 2 choice x & y) while at the same time choose y (when there’re 3 choices x, y, & z)

it’s necessary if you wanted to be consistent: you can’t choose x and then choose y in a different situation with similar (not same) choices

It’s like, “I choose McD over KFC if only these 2 that are avaiable, but if there’s Pizza as well then I’d choose KFC”. Inconsistent!

It’s fundamental axiom in choice theory, yet studies show that this is not necessarily hold. At least 25% of people didn’t do this. Mistake?

Humans are not “econs”, we’ve limited abilities. Thus WARP is an overreaching axiom barely able to explain what humans really do.

 

PS: WARP (Weak Axiom of Revealed Preference), MWG (Mas-Colell, Winston, Green)

Rock concert audience evolution

November 19, 2012 Leave a comment

Rock concert audience evolution, been there!

Categories: Seni dan budaya

Fitur aneh lensa Olympus OM

November 19, 2012 1 comment

Waktu pertama kali punya lensa Olympus OM—lensa manual yang dibuat untuk kamera film Olympus—saya menyadari kalau aperture blades (bilah diafragma) yang ada didalam lensa tidak bereaksi saat aperture ring diputar. Berhubung lensa yang saya beli waktu itu tergolong murah dan bahwa aperture blades di lensa-lensa manual saya yang lain berfungsi “normal”, maka saya yakin kalau lensa Olympus OM saya ini memang cacat.

Ini aperture blades

Kalau ini aperture ring

Read more…

Categories: Fotografi

Framing

November 15, 2012 1 comment

Minggu lalu striker Arsenal Olivier Giroud mencetak dua gol cantik ke gawang Fulham di English Premier League. Pada pekan yang sama Marouanne Fellaini dari Everton juga mencetak gol saat melawan Sunderland. Apa hubungan kedua pemain ini?

Giroud, “Merci mon Dieu!”

Well, pada minggu-minggu awal bermain Fantasy Football Premier League, saya memakai dua pemain ini di line up skuat saya. Tapi akibat cedera (ringan) dan performa yang tak kunjung membaik saya memilih melepas mereka dan mengganti dengan pemain lain yang lebih oke. Andai saya tetap mempertahankan kedua pemain ini—dan beberapa pemain lain seperti Robin van Persie yang pernah saya beli dengan harga murah—tentu skor saya di liga fantasi ini bisa lebih tinggi. Nah ternyata pengalaman saya ini berkait erat dengan framing (penggambaran masalah).

Read more…

Melbourne sama Canberra bagusan mana?

November 13, 2012 1 comment

Jalur hidup saya memang berkelak-kelok. Saat hampir semua mahasiswa ADS belajar hanya di satu kampus, saya beruntung bisa mengambil program master (international and development economics) di Australian National University di Canberra setelah sebelumnya menyelesaikan program postgraduate diploma (economics) di University of Melbourne.

5986436486_fbbef631d9_z_d

Satu sudut di Melbourne University

8243185937_6c70ef5bda_z_d

Menzies Library: tempat belajar anak gaul ANU

Setelah pindah ke Canberra hampir semua orang bertanya, “bagusan mana, yan, Melbourne atau Canberra?” Biasanya saya jawab kalau Melbourne lebih hidup suasananya, sementara kalau Canberra sepi, tapi kalau soal kualitas akademik mereka serupa. Saya sendiri sebenarnya ingin menjawab lebih panjang, jadi begini jawaban panjangnya.

Read more…

Bank mana yang memiliki risiko sistemik?

November 10, 2012 Leave a comment

Hingga beberapa hari lalu, tiap kali saya membaca artikel di koran atau majalah saya selalu membayangkan risiko sistemik itu sama dengan risiko sistematik. Kedua istilah ini kerap muncul di artikel mengenai pasar modal atau sistem perbankan suatu negara. Nah, meski keduanya sama-sama berakar dari kata sistem namun ternyata maknanya berbeda. Jadi apa bedanya?

Sebelum beranjak ke perbedaan makna diantara kedua istilah itu, aturan dasar dalam manajemen portofolio adalah “jangan taruh semua telur dalam satu keranjang”, atau disebut juga diversifikasi aset. Dengan mendiversifikasi aset maka jika ada 1 aset yang harganya jatuh maka dampaknya akan lebih kecil daripada jika semua uang kita investasikan di 1 aset itu saja.

Nah, menurut artikel dari Hansen (2012), risiko sistematik artinya risiko yang bersifat “makro” yang tidak bisa dihindari dengan cara diversifikasi aset. Misalnya, risiko akibat resesi ekonomi, atau risiko akibat pemerintah mengetatkan belanjanya. Risiko-risiko seperti ini mempunyai dampak yang luas termasuk ke para investor.

Sementara risiko sistemik memiliki makna yang lebih “seram”: risiko rusaknya atau disfungsi sistem keuangan. Kalau dalam risiko sistematik sistem keuangan masih berjalan, namun dalam risiko sistemik sistem yang dimaksud sudah lumpuh. Roby Muhamad, pakar jejaring sosial Universitas Indonesia, menulis sebuah artikel singkat yang menarik tentang apa itu risiko sistemik disini.

Read more…

Investing: skill or luck?

November 9, 2012 2 comments

Just a brief blog post menjelang ujian finance minggu depan. Menurut sebuah wawancara antara the Wall Street Journal dengan Michael Mauboussin, seorang investment strategist, peran luck lebih dominan daripada skill diantara para manajer investasi. Kenapa begitu?

Menurut Mauboussin, kemampuan teknis para manajer investasi ini sudah sangat tinggi dan konsisten, saking pintarnya sehingga celah untuk arbitrage sangat sempit. Karena itu peran keberuntungan jadi sangat menentukan. Sebagai catatan, dia mengambil contoh dari pasar modal di Amerika Serikat.

Tentu saja skill tinggi tidak menjamin mekanisme di pasar modal jadi efisien, karena investor hanya merespon sentimen yang ada di pasar. Sementara efisiensi itu sendiri terkait dengan apakah harga (saham) mencerminkan semua informasi yang ada di pasar, bukan soal bagaimana investor merespon sentimen atau pergerakan harga.

Menarik juga untuk menganalisis bagaimana pergerakan harga saham yang jatuh pasca dipastikannya Obama menjadi presiden-terpilih kemarin. Apakah ini cerminan ketakutan para investor terhadap “fiscal cliff” Obama (seperti yang banyak diberitakan di media massa) atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan terpilihnya Obama (seperti yang diyakini sejumlah ekonom seperti Richard Thaler dan Justin Wolfers)?

Categories: Ekonomi

Markesot dan mahasiswa

November 7, 2012 Leave a comment

Cerita singkat yang diambil dari kenduricinta. Sedikit pembuka (si)apa itu Markesot:

Tersebutlah nama Guk Nuki sebagai kawan main Emha sejak kecil. Bukan teman sekolah, karena Guk Nuki sendiri tdk tamat sekolah tingkat dasar. #Markesot

Ia “preman” juga rupanya. Dialek bicaranya sangat kental jawatimuran & kasar. Raut mukanya dihiasi kumis dan jenggot tak teratur. #Markesot

Guk Nuki ini menginspirasi Emha untuk mengangkat menjadi tulisan berseri di Surabaya Post, akhir 1980-an sampai awal 1990-an.#Markesot

Tulisan berseri di Surabaya Post, akhir 1980-an sampai awal 1990-an: dgn tajuk “Markesot Bertutur.” Guk Nuki ini ya #Markesot itu.

Di satu waktu Markesot sedang diantara mahasiswa:

Suatu saat di tengah perbincangan serius di Patang Puluhan Yogya, tiba-tiba #Markesot menyela dan membantah.

Bantahannya kadang sangat tidak konteks dengan apa yang menjadi perdebatan. #Markesot

Hal ini berulang terjadi. Siapa saja yang berbicara selalu berhadapan dengan #Markesot. Beberapa mahasiswa dibuat jengkel.

Bagi mahasiswa, kalimat-kalimat #Markesot tidak tersusun secara sistematis.

“Mahasiswa ini bagaimana, katanya orang pintar kok tidak paham omongan saya,” #Markesot protes.

“Orang pintar itu harus memahami bahasanya orang bodoh,”#Markesot masih protes.

Semua hadirin terkesiap. #Markesot tidak tamat sekolah dasar tapi omongannya sangat dalam.

“Kalau saya tidak paham omongan sampeyan, ya wajar, lha saya kan tidak sekolah!” #Markesot terus mencerca para mahasiswa. Matanya memerah.

Dari balik pintu Emha ikut melongok, lalu bergabung. Bantah berbantah masih berlangsung. #Markesot

“Pertanyaannya adalah orang awam harus memahami orang pintar atau sebaliknya?” Emha memulai ikut berbicara. #Markesot

“Seharusnya mahasiswa, orang2 pintar, dituntut bisa memahami bahasanya orang bodoh, bahasanya orang awam. Jangan sebaliknya…. #Markesot

… Kalian ini orang-orang beruntung, bisa sekolah tinggi. Tampunglah semua orang, tampunglah #Markesot.”

Itulah Guk Nuki, kawan lama “Guk Nun.” Orang yang sangat disayang Emha. Kini #Markesot di Jogja.

Jadi yang merasa (bekas) mahasiswa jangan lupa turun ke bumi ya 🙂

Guk Nuki alias Markesot dengan Cak Nun

Categories: Seni dan budaya Tags: ,

Religiusitas dikala krisis

November 4, 2012 Leave a comment
Categories: Ekonomi
LPDP VIC

it's between me and my thought

TwistedSifter

The Best of the visual Web, sifted, sorted and summarized

BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

MankyDaily

it's between me and my thought

The Yosodihardjo's Story Page

A Life Journal of Lelaki Jawa

Silva's journal of life

life - passion - motherhood - food & cooking

Subsymphonika's Blog

You Can't Stop A Story Being Told

hotradero

it's between me and my thought

Multiply Motulz

Used To Posted in Multiply

the journal

"I dont want to live in a hand-me-down world of others experiences. I want to write about me, my discoveries, my fears, my feelings, about me"

Biar sejarah yang bicara ......

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

INSAN BERBAGI

it's between me and my thought

Reading Mas-Colell

it's between me and my thought

New Economic Perspectives

it's between me and my thought

mainly macro

it's between me and my thought

Stochastic Trend

it's between me and my thought

Retas

Tentang bahasa dan pemanfaatannya