Home > Ekonomi > #capital

#capital

1. Mumpung lg bosan belajar & ngebay, saya ingin berbagi isi buku “The Enigma of Capital and the Crises of Capitalism” by David Harvey

2. Isi buku ini cukup gamblang terbaca dalam judulnya saja: membahas pelik perilaku kapital dan bgmn krisis terakhir bermula.

3. Sebelum masuk ke isi buku, ada baiknya saya sedikit cerita siapa si David Harvey ini. Pertama, dia tdk terdidik sbg ekonom, tp geografer.

4. Sbg geografer dia sangat kondang, konon karya ilmiahnya paling byk dikutip sedunia. Namun dia mempelajari buku2 ekonomi jg, terutama Marx

5. Harvey ga cm membaca, dia jg membuat kelas tersendiri membahas Marx’s Capital sejak tahun ‘70-an, tiap kelas ada sekitar 13 pertemuan.

6. “Kedekatan”-nya dg Capital menginspirasi bukunya The Enigma of Capital, cuma dia mengupdate dg konteks yg terjadi saat ini.

7. Kapital, menurut Harvey (dan Marx), bukanlah “benda”, tapi “proses” yg dinamis. Pandangannya mirip dg Schumpeter ttg creative destruction

8. Artinya kapital lahir dari sistem sebelumnya (feodal), mengakumulasi, mengalir ke tempat yg lebih menguntungkan, merusak tatanan yg ada..

9. .. utk kemudian “lahir” kembali dan proses yg sama akan terulang lagi. Dalam prosesnya, kerusakan akan terjadi, misalnya rusaknya alam.

10. Nah, dalam siklus ini proses inovasi atau kelahiran kembali kapital didorong oleh perkembangan teknologi. Peran teknologi ini penting.

11. Dalam ekonomi neoklasik, teknologi perannya krusial: makin tinggi teknologi, makin tinggi produktivitas, making tinggi output.

12. Oleh Harvey, kesengsemnya ekonom neoklasik akan teknologi dijuluki “technology fetishism”, silakan google sendiri arti fetishism apa 🙂

13. Lahirnya teknologi baru adalah “creative”, tapi dia “destructive” krn teknologi lawas tdk terpakai lagi. Ergo, “creative destruction”.

14. Lanjut. Harvey berargumen bahwa akumulasi kapital lebih cepat dr daya serap ekonomi, akibatnya *harus* ada penyesuaian.

15. “Penyesuaian” ini serupa seperti saat teknologi lawas yg tdk terpakai, pada saat kapital lari dr satu sektor maka sektor itu harus mati.

16. Nah larinya kapital ini destruktif, semacam saat capital flight krisis Asia 97/98 dulu. Pengangguran, mesin tidak berputar, kerusuhan.

17. “Penyesuaian” alias krisis ini, menurut Harvey, adlh “irrational rationaliser of an irrational system.” Sistem yg dimaksud: kapitalisme.

18. Jd Harvey berargumen bahwa pada dasarnya krisis itu sesuatu yg “endogen” dlm sistem kapitalisme, dia bagian yg tak terpisahkan.

19. Dan sedikit memberi corak geografi, Harvey jg menjelaskan bgmn krisis bisa menjalar lintas wilayah, semacam contagion effect.

20. Lebih lanjut lg, Harvey menjelaskan bhw pada dasarnya manusia akan “melayani” kapital, krn manusia “tdk selangka” kapital.

21. Krn itulah salah satu [argumen] ekonom pro-kapitalisme agar kapital masuk ke negara mereka adalah dg membuat pasar tenaga kerja fleksibel.

22. Dalam 2 bab terakhirnya Harvey memberi beberapa “hints” tentang bagaimana kita bisa mencoba menggulingkan sistem kapitalisme ini.

23. Harvey sadar tentang kegagalan sistem komunisme, krn itu dia mengarahkan perdebatan ke ranah lain: property rights.

24. Menurut Harvey, property rights harus dihapus krn mengakibatkan ketimpangan pendapatan yg besar. Alternatifnya: common property.

25. Begitu private property rights hilang, maka common property menjadi tulang punggung sistem “radical egalitarianism”.

26. Nah dalam prosesnya, “revolusi” ini tidak boleh melalui kekerasan seperti era Lenin atau Mao dulu, tp harus “harmonis.”

27. “Harmonis” versi Harvey adalah jika gerakan ini mewujud secara alami dalam 7 aspek kehidupan: teknologi & organisasi, hubungan sosial…

28. … administrasi & kelembagaan, proses produksi & labour, hubungan dg alam, reproduksi kehidupan & spesies, dan konsep mental ttg dunia.

29. Revolusi Soviet 1917, misalnya, tidak selaras dg 7 aspek ini krn dia mengabaikan aspek “reproduksi kehidupan & spesies”.

30. Krn itu Harvey lebih mendukung proses damai, menggalang massa dari bawah dan memastikan proses dialektika antar 7 aspek itu berjalan.

31. Begitulah kira2 isi buku The Enigma of Capital karya David Harvey. Pendapat saya?

32. Satu hal yg bisa saya terima adlah krisis sbg bagian tak terpisahkan dr kapitalisme dan bahwa uang akan mengalir ke tempat yg profitable

33. Ini bukan hal yg baru dalam ilmu ekonomi. Kurva supply-demand misalnya, menunjukkan jika supply turun, maka output turun & harga naik.

34. In a sense, turunnya output & naiknya harga itu “penyesuaian”, krisis dalam jangka pendek yg menyebabkan naiknya pengangguran.

35. Menurut teori, naiknya pengangguran itu “voluntary”, sukarela, krn seorang pekerja bisa *memilih* antara bekerja atau bersantai.

36. Teori makro umumnya berasumsi: pekerja tdk suka bekerja (lebih suka bersantai), tp agar bisa hidup (membeli barang) dia harus bekerja.

37. Masalahnya, di kehidupan sehari2 kebanyakan orang *ingin* bekerja, dan menganggur itu bukan pilihan sukarela.

38. Begitu pula tentang kelemahan property rights: bahwa dg ketidaksempurnaan pasar & informasi, hak milik bisa mengakibatkan ketimpangan.

39. Namun begitu, konsep “radical egalitarian”, jika dipaksakan, buat saya gaungnya sama seperti “sama rata sama rasa”.

40. Common property jg jd masalah, pernah denger “Problem of the Commons”? Org mancing gratis di danau —> overfishing —> rusak lingkungan.

41. Harvey jg luput dlm 1 hal: andai benar akumulasi kapital > daya serap, maka benar akan terjadi penyesuaian, tapi…

41. … tapi dalam prosesnya masyarakat akan mendpt manfaat dr akumulasi kapital itu (penemuan obat baru, pendidikan, dll).

42. Ingat bahwa dlm pengajaran ilmu ekonomi, teknologi itu cm satu dr berbagai faktor pendorong produktivitas. Byk faktor lain yg berperan.

43. Dan sayangnya, demi simplifikasi, semua faktor itu digabung jd 1 istilah: teknologi (atau total factor productivity, TFP).

44. All in all, buku ini membuka mata ttg ekonomi yg bergerak di hidup kita sehari2, bahwa ga semuanya bs dijelaskan dg “invisible hand”.

45. Di-dub sbg buku yg “recall Marx at his very best”, buku ini bs dibaca twips yg ingin tau lebih dlm ttg Marxism tp ga mau baca Capital 🙂

46. Sekian. Yg ingin lihat video lecture David Harvey ttg Marx’s Capital bisa melongok kesini —> http://t.co/WmBU9aPd

David Harvey

Advertisements
Categories: Ekonomi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

LPDP VIC

it's between me and my thought

TwistedSifter

The Best of the visual Web, sifted, sorted and summarized

BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

MankyDaily

it's between me and my thought

The Yosodihardjo's Story Page

A Life Journal of Lelaki Jawa

Silva's journal of life

life - passion - motherhood - food & cooking

Subsymphonika's Blog

You Can't Stop A Story Being Told

hotradero

it's between me and my thought

Multiply Motulz

Used To Posted in Multiply

the journal

"I dont want to live in a hand-me-down world of others experiences. I want to write about me, my discoveries, my fears, my feelings, about me"

Biar sejarah yang bicara ......

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

INSAN BERBAGI

it's between me and my thought

Reading Mas-Colell

it's between me and my thought

New Economic Perspectives

it's between me and my thought

mainly macro

it's between me and my thought

Stochastic Trend

it's between me and my thought

Retas

Tentang bahasa dan pemanfaatannya

%d bloggers like this: