Home > Seni dan budaya > #underground

#underground

Selamat malam tweeps, mari kita sambut malam yg kelam dan dingin ini dg ulasan singkat Notes from the #Underground karya Fyodor Dostoyevsky.

Disclaimer: sgt sulit membuat ulasan ini, dan semuanya adl pendapat pribadi ya, kl ternyata ga sesuai ya mohon maaf sebelumnya. #Underground

Sy jg ga akan menjelaskan detil2 adegan/dialog (terutama dlm Part 2), dan hanya akan sedikit menyimpulkan saja. #Underground

1. Q: Knp #Underground? A: Novel Dostoyevsky yg paling tipis (90 hlm), Brothers Karamazov tebalnya 820 hlm. Novel dr Tolstoy panjang2 😦

2. Konon novel ini menginspirasi penulisan naskah film Taxi Driver. Tak heran tokoh Travis mirip dg si manusia bawah tanah dlm #Underground.

3. Konon jg #Underground adl novel eksistensialis pertama di dunia. Terbit thn 1864 dlm bhs Rusia dan bhs Inggris yg sy baca terbit thn 1918

4. Jadi bisa dibayangkan gaya penulisan/terjemahannya yg agak jadul. Byk sekali istilah yg di kamus inggris di hp sy yg ga ada. #Underground

5. Setelah sebelumnya membaca Freedom karya Jonathan Franzen yg diterbitkan thn 2010 di Amerika, membaca #Underground ini sungguh menyiksa.

6. Sebenarnya ada byk quote yg bisa dimasukkan disini, tp apa gunanya? Lebih baik memberi insight tentang isi novel ini. #Underground

7. #Underground dibagi dlm 2 bagian, Part 1 berisi monolog si “manusia bawah tanah” sedangkan Part 2 lebih dinamis krn berisi pengalamannya.

8. Utk membaca Part 1 saya mesti membaca semacam guide, plus dengerin audiobook-nya. Tp tetep aja hanya setengah paham 😦 #Underground

9. Si narator menggambarkan dirinya sebagai seorang ex-PNS Rusia yg penggerutu, menderita berbagai masalah dan gemar mencela. #Underground

10. Uniknya, karakter yg tinggal di St Petersburg ini justru menikmati kesakitan dan masalah, krn dia sudah melewati batasnya. #Underground


11. Jadi dia meluapkan masalahnya dg menggerutu dan mencela hidupnya sendiri dan org lain, bkn bertindak waras/mencari solusi. #Underground

12. Sepintas org ini mengingatkan saya pd BangBen, mungkin dia representasi karakter ini di Indo. #Underground @dar_dra @mashakim @antasaru

13. Karakter ini jg mengkritik determinisme, bahwa semua hal akhirnya bs dijelaskan secara rasional melalui hitung2an yg kaku. #Underground

14. Kritik ini menyerang konsep masyarakat ideal saat itu yg dianggapnya di awang2 dan tdk ada tempat bagi kebebasan bertindak. #Underground

15. Kebebasan bertindak, independen, bahkan utk memenuhi rasa sakitnya yg irrasional itu, adl hal yg penting baginya/org lain. #Underground

16. Krn itu karya Dostoyevsky ini jd tdk populer bagi kaum komunis yg mengimpikan masyarakat sosialis yg sama rata sama rasa. #Underground

17. Dia jg melihat bahwa rasionalitas hanya memuaskan sisi nalar, namun tdk sisi humanisnya yg lain. #Underground

18. Kutipan yg paling sy suka: “I admit that twice 2 makes 4 is excellent, but if twice 2 makes 5, that is very charming too”.#Underground

19. Narator melihat dirinya seperti tikus: memuakkan, suka mengendap2 & lari ke sudut ruangan, tempat yg nyaman & dia nikmati. #Underground

20. Oke ckp dg Part 1. Skrg masuk Part 2. Walau Part 2 2x lebih panjang dr Part 1, tapi isinya lebih mudah dibaca dan dipahami.#Underground

21. Si narator mencoba mempertahankan harga dirinya akibat perlakuan seorang tentara, dan ia “merasa” menang/berhasil.#Underground

22. “Merasa”, krn dr sudut pembaca yg objektif, kemenangannya itu tdk riil. Tp ini cocok dg karakternya yg dijelaskan di Part 1 #Underground

23. Kisah kedua mirip dg kisah sebelumnya, cm kali ini kemenangannya dlm menjaga harga diri tampak relatif lebih riil. #Underground

24. Caranya mempertahankan harga diri lebih dg ucapan, celaan, & bkn aksi yg riil. Ini adl ciri khas dr si manusia bawah tanah. #Underground

25. Bagian terakhir #Underground adl saat si narator bertemu seorang pelacur asal Riga yg dibujuknya utk meninggalkan dunia pelacuran.

26. Bagian ini mirip sekali dg adegan saat Travis (de Niro) mencoba membujuk Iris (Jodie Foster) dlm Taxi Driver. Luar biasa.#Underground


27. Akhirnya si pelacur luluh jg, yg lalu dtg ke rumah si narator. Namun dasar org gila, dia malah mencela si pelacur. #Underground

28. Tak disangka, si pelacur ini merasa kasihan pd si narator. Akibatnya bkn si narator yg jd hero, tp si pelacur yg jd hero. #Underground

29. Dia jd contoh tokoh anti-hero, tokoh protagonis yg tampak lebih nyata dr hero2 kebanyakan yg kadang terlalu muluk2. #Underground

30. Kesimpulan: sgt sulit utk disimpulkan. Byk makna tersembunyi. Jenis novel yg mesti dbaca tanpa ada pretensi/harapan apapun. #Underground

31. Saran sy saat baca: posisikan seperti tokoh utama, tanpa pretensi! Jgn masukkan nilai2 yg anda percayai, ikuti sj alurnya. #Underground

32. Jgn harap plot yg datar&alur yg jelas. Sebaliknya, bebaskan diri anda saat menginterpretasikan karakter #Underground man ini.

33. Stop. Titik. Puyeng saya.

Categories: Seni dan budaya
  1. Umar Abdul Jabbar
    November 11, 2012 at 8:56 pm

    Reblogged this on Umar Abdul Jabbar.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

LPDP VIC

it's between me and my thought

TwistedSifter

The Best of the visual Web, sifted, sorted and summarized

BLOG Swastika Nohara

Life is the coffee, while jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain life, and do not change the quality of life.

MankyDaily

it's between me and my thought

The Yosodihardjo's Story Page

A Life Journal of Lelaki Jawa

Silva's journal of life

life - passion - motherhood - food & cooking

Subsymphonika's Blog

You Can't Stop A Story Being Told

hotradero

it's between me and my thought

Multiply Motulz

Used To Posted in Multiply

the journal

"I dont want to live in a hand-me-down world of others experiences. I want to write about me, my discoveries, my fears, my feelings, about me"

Biar sejarah yang bicara ......

Menggali jejak sukma nagara | Mengibas cakrawala mengepak mayapada | Melesatkan pikiran yang tak tembus peluru | Membiarkan hati bersuara | Karena masa lalu mereka adalah masa depan kami

INSAN BERBAGI

it's between me and my thought

Reading Mas-Colell

it's between me and my thought

New Economic Perspectives

it's between me and my thought

mainly macro

it's between me and my thought

Stochastic Trend

it's between me and my thought

Retas

Tentang bahasa dan pemanfaatannya

%d bloggers like this: